Nasionalisme Ekspansionis Rezim Donald Trump Melalui Doktrin Politik America First dan MAGA

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.31848/jkri.v3i2.4706

Kata Kunci:

kapitalisme, ekspansionis, nasionalisme, proteksionalisme, trump

Abstrak

Kebijakan tarif unilateral Amerika Serikat (AS) di bawah kekuasaan Presiden Donald Trump berubah signifikan dalam lansekap perdagangan global beberapa tahun terakhir. Semangat proteksionisme dengan janji politik America First dan program politik Make America Great Again! (MAGA) menandai kebijakan tersebut yang memunculkan ketimpangan dalam hubungan dagang antara negara maju dan berkembang. Dampak paling nyata bagi Indonesia adalah perbedaan perlakuan tarif antara produk asal AS dan Indonesia, dimana produk ekspor Indonesia akan dikenakan tarif 19 persen meliputi 8 terma kunci dari kesepakatan perjanjian. Doktrin MAGA dari Trump menunjukkan nasionalisme chauvinis diadopsi sebagai instrumen proteksionisme mempertahankan hegemoni AS dalam kebijakan perdagangannya, dimana aspek ekonomi dalam kebijakan luar negeri merupakan instrumen esensial melalui cara ekonomi untuk mencapai kepentingan geo-politik dan memanfaatkan perkembangan geo-politik untuk menjamin kesejahteraan ekonomi domestik. Karenanya, demokrasi liberal AS hancur oleh kehadiran Trump dan kroni kapitalis besar pendukungnya yang menjadikan negara sebagai instrumen kepentingan pemilik modal. Kebijakan tarif justru mempertegas pergeseran kekuasaan ke negara oligarkis yang melayani segelintir elite ekonomi dan menunjukkan kelas penguasa di AS dengan mengalihkan kapital kompetitif menjadi kapital monopoli. Diberlakukannya One Big Beautiful Bill Act (OBBBA) sebagai instrumen politik memperkuat aliansi antara kapitalisme oligarkis, militerisme, dan nasionalisme sayap kanan dalam lansekap domestik AS. Paket fiskalnya berupa pemotongan pajak bagi kelas atas dan redistribusi kekayaan ke atas yang memangkas subsidi bagi warga miskin, penyandang disabilitas, dan jaminan sosial. Logika zero-sum merupakan produk kapitalisme ekspansionis AS menjadikan tarif dan kebijakan perdagangan sebagai alat untuk menundukkan negara-negara berkembang.

Referensi

Buku

Barrow, C. W. (1993). Critical Theories of the State: Marxist, Neo-Marxist, Post-Marxist. Madison: University of Winconsin Press.

Beard, A. (2000). The language of politics. London Mew York: Routledge.

Fitzgerald, F. Scott. (2004) the Great Gasby. New York: Scribner.

Flowerdew, J. & Richardson, J. E. (2017). The Routledge handbook of critical discourse studies. Taylor & Francis.

Ghauri, M. J., & Umber, S. (2019). Exploring the nature of representation of Islam and Muslims in the Australian press. SAGE Open.

Heywood, A. (2012). Political Ideologis an Introduction. New York: Palgrave Macmillan.

Noorsy, I. (2024). Prahara Bangsa. (editor Prasetyo). Jakarta: CV. Arti Bumi Intaran.

Peschek, J. G. (2026). Class, Power and the State in the Trump Era: a critical analysis. Vol 4. Berlin Boston: De Gruyter.

Artikel dalam Jurnal/Majalah

Baran, Paul A. and Paul M. Sweezy. (1966). Monopoly Capital. Monthly Review Press, New York.

Blecher, R. A. (2018). Trump Is a Protectionist — But Who Is He Protecting? https://jacobin.com/2018/03/donald-trump-tariffs-protectionism-trade

Cozzolini, A. (2018). Trumpism as nationalist neoliberalism. A critical enquiry into Donald Trump’s political economy. IdPS, Issue 4(1): 47-73.

Farrell, H. and Abraham L. Newman. (2019). Weaponized Interdependence: How Global Economic Networks Shape State Coercion. International Security 44, no. 1 (July): 42–79.

Fharose, A. (2025). Trump dan Pemodal: Komite Kapitalis Amerika Serikat dan Kepentingannya. JURNO, 22 Agustus. https://jurno.id/trump-dan-pemodal.

Fleming, S. & M. McCormick. (2025). Trump soaks the rich, But only if they provide higher education services. July, 14. Financial Times

Foster, J. F. (2025). The U.S. Ruling Class and the Trump Regime. Vol 76, No. 11 (April). https://monthlyreview.org/article-author/john-bellamy-foster/

Fuchs, C. (2017). Donald Trump: A Critical Theory-Perspective on Authoritarian Capitalism. Triple C. 15(1): 1-72. http://www.tri[le-c.at.

Greer, Jamieson. L. (2025). 2025 National Trade Estimate Report FOREIGN TRADE BARRIERS of the President of the United States on the Trade Agreements Program. United States Trade Representative, March.

Khoirunisa, A., & Indah, R. N. (2022). Argumentative statements in the 2016 presidential debates of the US: A critical discourse analysis. Journal of English Education and Linguistics Studies, 4(2), 155–174.

Luce, E. (2025). Donald Trump’s big, beautiful act of self-harm. Financial Times.

Mogashoa, T. (2014). Understanding critical discourse analysis in qualitative research. International Journal of Humanities Social Sciences and Education, 1(7), 104–113.

Mullet, D. R. (2018). A general critical discourse analysis framework for educational research. Journal of Advanced Academics, 29(2), 116–142.

Suppiah, P. C., Kaur, S., Arumugam, N., & Shanthi, A. (2019). News coverage of foreign sex workers in Malaysia: A critical analysis. GEMA Online® Journal of Language Studies, 19(1), 136–152.

The Guardian. (2025). OpenAI wins $200m contract with US military for ‘warfighting.’ June 17.

Torino, V. (2025). Tariffs in U.S. Trade Policy: Historical Patterns, Economic Effects, and 2025 Projections. REVIEW OF INTERNATIONAL & EUROPEAN ECONOMIC LAW. A1.1-a1.13, June.

Trump, D. (2025). Fact Sheet: The United States and Indonesia Reach Historic Trade Deal. July 22. https://www.whitehouse.gov/fact-sheets/2025/07/fact-sheet-the-united-states-and-indonesia-reach-historic-trade-deal/

U.S. Department of War. (2025). Contracts for May. 21, 2025. https://www.war.gov/

William, A. (2025). Indonesia agrees to drop non-tariff barriers in trade victory for Donald Trump. Financial Times.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-05-30

Cara Mengutip

Sabarudin, D. (2026). Nasionalisme Ekspansionis Rezim Donald Trump Melalui Doktrin Politik America First dan MAGA. JURNAL KEBANGSAAN RI, 3(2), 33–44. https://doi.org/10.31848/jkri.v3i2.4706

Terbitan

Bagian

Articles