KONSEP OPEN-AIR SHOPPING CENTER SEBAGAI SOLUSI RETAIL DI ERA POST-PANDEMIC

Authors

  • Anggelia Yaufik Anggelia Universitas Trisakti
  • Lucia Helly Purwaningsih Universitas Trisakti

DOI:

https://doi.org/10.31848/arcade.v9i4.4436

Abstract

Abstract: The COVID-19 pandemic has transformed patterns of interaction within public and commercial spaces, particularly in retail environments. Heightened awareness of health, air quality, and hygiene has shifted public preferences from enclosed shopping centers toward open spaces perceived as safer and more comfortable. In response to these changes, the Open-Air Shopping Center emerges as an architectural approach aligned with Post-Pandemic Architecture, addressing evolving social, economic, and environmental conditions. This study examines the potential of open-air shopping centers as a retail design solution that supports public health, user comfort, and Environmental Sustainability. The research employs a qualitative method through a literature review of post-pandemic architectural discourse and sustainable design principles, combined with a descriptive analysis of spatial configuration, natural ventilation, daylighting, and user behavior in commercial public spaces. The findings indicate that open spatial layouts integrating cross-ventilation, green vegetation, and semi-open transitional spaces enhance thermal comfort, reduce reliance on mechanical cooling systems, and improve visitor experience. This study concludes that the open-air shopping center represents a resilient, sustainable, and human-centered architectural model for future retail development.

Keyword: Open-Air Shopping Center; Post-Pandemic Architecture; Environmental Sustainability

Abstrak: Pandemi COVID-19 telah mengubah pola interaksi dalam ruang publik dan komersial, khususnya pada lingkungan ritel. Meningkatnya kesadaran terhadap kesehatan, kualitas udara, dan kebersihan telah menggeser preferensi masyarakat dari pusat perbelanjaan tertutup menuju ruang terbuka yang dianggap lebih aman dan nyaman. Menanggapi perubahan tersebut, Pusat Perbelanjaan Terbuka muncul sebagai pendekatan arsitektural yang sejalan dengan konsep Arsitektur Pasca-Pandemi, dengan menjawab kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan yang terus berkembang. Penelitian ini mengkaji potensi pusat perbelanjaan terbuka sebagai solusi desain ritel yang mendukung kesehatan publik, kenyamanan pengguna, dan Keberlanjutan Lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif melalui studi literatur mengenai wacana arsitektur pasca-pandemi dan prinsip desain berkelanjutan, yang dipadukan dengan analisis deskriptif terhadap konfigurasi ruang, ventilasi alami, pencahayaan alami, dan perilaku pengguna pada ruang publik komersial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata ruang terbuka yang mengintegrasikan ventilasi silang, vegetasi hijau, serta ruang transisi semi-terbuka mampu meningkatkan kenyamanan termal, mengurangi ketergantungan pada sistem pendingin mekanis, dan meningkatkan kualitas pengalaman pengunjung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa open-air shopping center merupakan model arsitektur ritel yang tangguh, berkelanjutan, dan berorientasi pada manusia untuk pengembangan ritel di masa depan.

Kata Kunci: Pusat Perbelanjaan Terbuka; Arsitektur Pasca-Pandemi; Keberlanjutan Lingkungan.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Anggelia, A. Y., & Purwaningsih, L. H. . (2025). KONSEP OPEN-AIR SHOPPING CENTER SEBAGAI SOLUSI RETAIL DI ERA POST-PANDEMIC. Jurnal Arsitektur ARCADE, 9(4), 674–680. https://doi.org/10.31848/arcade.v9i4.4436