ANALISIS SUMBER INSPIRASI MAHASISWA ARSITEKTUR DALAM GUBAHAN MASSA BANGUNAN BENTANG LEBAR
DOI:
https://doi.org/10.31848/arcade.v9i4.4355Abstract
Abstract: This study aims to identify the sources of ideas used by architecture students during the process of mass composition exploration in two types of buildings, medium-rise buildings and wide-span buildings. The research method used a descriptive quantitative approach involving 74 students as respondents who produced two mass compositions each. The data obtained were then analyzed qualitatively and quantitatively to identify the origin of ideas, both from the building function, environmental elements, basic geometric forms, and cultural context. Findings reveal that the predominant source of ideas is derived from pure geometric transformations, followed by objects in the surrounding environment and thematic concepts such as organic and tropical styles. A minority applied pragmatic inspiration adapting to environmental conditions. These results underline the diversity of conceptual approaches among students and emphasize the importance of environmental context and cultural elements in architectural creativity. The study contributes to better understanding of the creative process in architectural education and provides insights for curriculum development aimed at nurturing student creativity.
Keyword: Mass composition, Idea sources, Architecture students, Design process, Architectural education, Creative process.
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sumber ide yang digunakan mahasiswa arsitektur dalam proses eksplorasi gubahan massa pada dua jenis bangunan, yaitu bangunan bertingkat sedang dan bangunan bentang lebar. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 74 mahasiswa sebagai responden yang menghasilkan dua gubahan massa masing-masing. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif untuk mengidentifikasi asal usul ide, baik dari fungsi bangunan, elemen lingkungan, bentuk geometri dasar, maupun konteks budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber ide dominan berasal dari perubahan bentuk geometri murni, diikuti oleh ide dari objek atau benda sekitar, dan konsep tematik seperti organik dan tropis. Sebagian kecil menggunakan ide pragmatis sebagai bentuk adaptasi dan respon terhadap lingkungan. Temuan ini menegaskan keragaman pendekatan mahasiswa dalam mencari ide untuk eksplorasi gubahan massa, serta pentingnya konteks lingkungan dan konteks budaya dalam proses kreatif perancangan arsitektur. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman proses kreatif dalam pendidikan arsitektur dan dapat menjadi acuan dalam pengembangan kurikulum yang menunjang kreativitas mahasiswa.
Kata Kunci: Gubahan massa, Sumber ide, Mahasiswa arsitektur, Proses perancangan, Pendidikan arsitektur, Kreativitas desain.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











