ANALISIS TATA RUANG PADA PUSAT REHABILITASI MENTAL BERDASARKAN KENYAMANAN PENGGUNANYA
DOI:
https://doi.org/10.31848/arcade.v9i4.4194Abstract
Abstract: Mental rehabilitation centers are a type of integrated treatment for people with mental health issues to help them get back to functioning and being independent. When it comes to healing, the physical environment of the rehab center is a big deal. Comfort factors based on the patient's biological, psychological, and social characteristics will create an environment that helps the patient recover. The primary objective of this study is to analyze patient comfort related to spatial arrangement at the rehabilitation center, referencing the provisions of Ministry of Public Works Regulation No. 29 of 2006 on building comfort. The study employs a qualitative descriptive method with a case study approach, with data collected through field observations and interviews. Results of the analysis indicate that, based on patient characteristics and applicable regulations, the mental rehabilitation center under study meets comfort standards for its users.
Keywords: Spatial Layout, Comfort, Rehabilitation Center
Abstrak: Pusat rehabilitasi mental merupakan salah satu bentuk penanganan terpadu yang ditujukan bagi individu dengan gangguan kesehatan jiwa guna mengembalikan fungsi dan kemandirian mereka secara optimal. Dalam kaitannya dengan proses penyembuhan tersebut, peran lingkungan fisik tempat rehabilitasi merupakan faktor penting yang tidak dapat diabaikan. Faktor kenyamanan yang ditinjau dari karakteristik pasien meliputi aspek biologis, psikologis dan sosial akan menghasilkan lingkungan yang mendukung proses pemulihan pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kenyamanan pasien terkait penataan ruang pada pusat rehabilitasi, dengan merujuk pada ketentuan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.29 Tahun 2006 mengenai kenyamanan bangunan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan wawancara. Hasil analisis menunjukkan bahwa, berdasarkan karakteristik pasien dan ketentuan peraturan yang berlaku, pusat rehabilitasi mental yang diteliti telah memenuhi standar kenyamanan bagi penggunanya.
Kata Kunci: Tata Ruang, Kenyamanan, Pusat Rehabilitasi
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











