IDENTIFIKASI PENGOLAHAN TAILING DARI HASIL PENGOLAHAN BIJIH EMAS DI PT ABC

Authors

  • Ganang Yoga Pratama Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Wilma Nurrul Adzillah Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Gita Prajati Universitas Kebangsaan Republik Indonesia
  • Suhenra Maulana Universitas Bina Nusantara

DOI:

https://doi.org/10.31848/ejtl.v9i1.4712

Abstract

Beberapa penelitian yang dilakukan di daerah pertambangan khususnya tambang emas menyatakan bahwa limbah tailing pertambangan mengandung senyawa toksik (logam berat). Limbah buang dari pertambangan tanpa pengolahan terdahulu, dapat menimbulkan pencemaran lingkungan. Identifikasi pengelolaan limbah tailing pada PT. ABC dari hasil pengolahan emas perlu dilakukan untuk memastikan air limbah dari kegiatan penambangan yang dikeluarkan ke badan air alami (sungai atau laut) sudah memenuhi baku mutu lingkungan sesuai Kepmen LH No. 202 Tahun 2004 Tentang Baku Mutu Air Limbah Kegiatan Pengolahan Emas Dan Atau Tembaga. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi karakteristik air limbah tailing di PT ABC. Analisis data mengacu pada data sekunder yang bersumber dari dokumen seperti SNI 6989.84:2019 tentang pengujian logam berat dengan AAS, SNI 8990:2021 tentang tata cara pengambilan sampel air limbah, serta metode APHA 4500-CN-H untuk pengujian kadar sianida pada limbah cair tailing. Hasil uji karakteristik tailing yaitu Tembaga (Cu) memiliki konsentrasi 25,3 mg/L, Besi (Fe) memiliki konsentrasi 2,8 mg/L WAD CN memiliki konsentrasi 29,6 mg/L. Berdasarkan karakteristik air limbah tailing tersebut terdapat 3 kandungan yang melebih baku mutu yang ditetapkan yaitu Tembaga, Besi dan sianida.

Published

2026-06-30

How to Cite

Ganang Yoga Pratama, Wilma Nurrul Adzillah, Gita Prajati, & Suhenra Maulana. (2026). IDENTIFIKASI PENGOLAHAN TAILING DARI HASIL PENGOLAHAN BIJIH EMAS DI PT ABC. ENVIROSAN : Jurnal Teknik Lingkungan, 9(1), 18–20. https://doi.org/10.31848/ejtl.v9i1.4712