ANALISIS PENURUNAN KADAR CHEMICAL OXYGEN DEMAND (COD) DAN TOTAL SUSPENDED SOLIDS (TSS) PADA UNIT FOOD CHAIN REACTOR (FCR) DI PT XYZ
Abstract
Pertumbuhan industri yang tinggi dicapai oleh kelompok industri makanan dan minuman dapat mempengaruhi beban pencemaran lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. PT XYZ merupakan salah satu kawasan industri terpadu yang menaungi berbagai jenis kegiatan industri. PT XYZ mengoperasikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang menggunakan sistem Food Chain Reactor (FCR) sebagai salah satu unit utama dalam proses biologis pengolahan limbah. Evaluasi berkala terhadap kinerja unit ini sangat penting untuk memastikan bahwa air limbah hasil olahan memenuhi standar baku mutu yang ditetapkan dalam regulasi pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana sistem FCR dapat menurunkan beban pencemaran organik dan padatan tersuspensi. Hasil akhir penelitian menunjukkan bahwa rata-rata konsentrasi TSS selama lima hari pada influen train 1 sebesar 125,4 mg/L dan COD 238,7 mg/L. Sementara itu, pada influen train 3, rata-rata konsentrasi TSS selama lima hari adalah 141 mg/L dan konsentrasi COD 234,554 mg/L. Sedangkan untuk efluen train 1 rata-rata konsentrasi TSS adalah sebesar 90,6 mg/L dengan efisiensi penurunan sebesar 27,5%. Rata-rata konsentrasi COD sebesar 178,03 mg/L dengan efisiensi penurunan sebesar 25,41%. Sementara itu, pada efluen train 3, rata-rata konsentrasi TSS sebesar 110,4 mg/L dengan efisiensi penurunan sebesar 21,7%, sedangkan rata-rata kadar COD sebesar 185,876 mg/L dengan efisiensi penurunan sebesar 20,7%.




