PEMANFAATAN LAHAN PRODUKTIF MELALUI PROGRAMPENANAMAN VANILI DI DESA SITUHIYANG KABUPATEN SUMEDANG
DOI:
https://doi.org/10.31848/37qjx091Kata Kunci:
VaniliAbstrak
Program pengabdian kepada masyarakat di Desa Situheyang, Kabupaten
Sumedang didasari oleh kondisi pemanfaatan lahan yang belum optimal dan
masih rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai budidaya tanaman
bernilai ekonomi tinggi seperti halnya vanili. Tujuan program ini untuk
meningkatkan keterampilan masyarakat setempat tentang budidaya vanili serta
mendorong pemanfaatan lahan produktif untuk meningkatkan pendapatan
ekonomi setempat. Metode yang digunakan berupa sosialisasi, pelatihan
praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman
dan keterampilan masyarakat yang ditandai dengan keberhasilan penanaman
bibit vanili di lahan milik warga, petani serta meningkatnya minat masyarakat
dalam mengembangkan vanili sebagai komoditas unggulan Desa Situhiyang.
Selain itu, sudah mulai terbentuk kelompok masyarakat yang berfokus pada
pengelolaan budidaya vanili secara berkelanjutan dan masih diperlukannya
pendampingan lanjutan guna mencapai hasil yang lebih optimal.
Referensi
Dewi, S. P., & Widiyawati, I. (2019). Pengenalan teknologi budidaya tanaman obat
sebagai upaya pemanfaatan lahan pekarangan di Kelurahan Pabuwaran,
Purwokerto, Jawa Tengah. Jurnal Panrita Abdi, 3(2), 107–111.
Dwitama, A. G., Darsono, & Fajarningsih, R. U. (2022). Analisis kinerja perdagangan
dan daya saing komoditas vanili Indonesia di pasar internasional periode
2010–2019. Agrista, 10(2), 43–58.
Jamaludin, & Ranchiano, M. G. (2021). Pertumbuhan tanaman vanili (Vanilla
planifolia) dalam polybag pada beberapa kombinasi media tanam dan
frekuensi penyiraman menggunakan teknologi irigasi tetes. Jurnal Agro Industri
Perkebunan, 9(2), 65–72.
Lanamana, W. B., Fowo, K. Y., Gadi Djou, L. D., & Pande, Y. (2020). Pelatihan teknik
budidaya ubikayu Nuabosi menggunakan teknologi pola tanam tumpangsari
dengan tanaman legum di Desa Randotonda, Kecamatan Ende, Kabupaten
Ende. To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 92–99.




