MENUMBUHKAN PENGETAHUAN WAWASAN KEBANGSAAN DI ERA DIGITAL MELALUI KOMUNIKASI KEPADA WARGA DESA GUDANGKAHURIPAN KBB
DOI:
https://doi.org/10.31848/jpkmkebangsaan.v1i2.4353Kata Kunci:
nilai, kebangsaan, wawasan kebangsaan, PkM, desa Gudang KahuripanAbstrak
Perhatian pada nilai dan wawasan kebangsaan hampir hilang di sebagian besar warga desa Gudangkahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Dalam kesehariannya, warga lebih terfokus memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari daipada menambah dan mengasah pengetahuan tentang wawasan kebangsaan. Pengetahuan yang pernah diperoleh mengenai wawasan kebangsaan hanya saat bersekolah di tingkat dasar maupun menengah. Setelah tamat sebagian melanjutkan ke perguruan tinggi, sebagin besar fokus mencari pekerjaan. Dari saat itu, nyaris tidak lagi berhubungan dengan simbol dan istilah kebangsaan. Begitupun penyegaran mengenai nilai dan wawasan kebangsaan dalam format seminar, rapat, atau diskusi hampir tidak pernah diperoleh. Bertolak dari kondisi tersebut, Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dosen dan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi (Prodi Ilkom) Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) diarahkan untuk menumbuhkan kembali pengetahuan wawasan kebangsaan bagi warga desa Gudang Kahuripan. Pendekatan yang digunakan melalui metode ceramah dengan mengomunikasikan unsur-unsur, komponen, misi dan visi serta tujuan kebangsaan. PkM berhasil menumbuhkan kesadaran dan minat dari warga desa Gudangkahuripan untuk menjejak pada hakikat dan jati diri sebagai warga bangsa. Penyadaran juga terjadi pada posisi warga sebagai bagian dari putaran dunia digital.
Referensi
Anggara, S., & Pratama, H. S. (2019). MASYARAKAT JEJARING, MEDIA SOSIAL, DAN TRANSFORMASI RUANG PUBLIK: REFLEKSI TERHADAP FENOMENA ARAB
SPRING DAN “TEMAN AHOK.” Paradigma: Jurnal Kajian Budaya, 9(3), 287. https://doi.org/10.17510/paradigma.v9i3.241
Budiman, A., Nurholis, E., & Danurahman, J. (2023). Memperkuat Jati Diri Bangsa Melalui Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Nilai dan Kearifan Lokal.
Seminar Nasionbal, 41–50. https://jurnal.unigal.ac.id/SN-KIP
Faudillah, A. N., Husna, F., & Makhfiroh, N. R. (2023). IDENTITAS NASIONAL SEBAGAI BANGSA. AMI Jurnal Pendidikan Dan Riset, 1(1), 1–12.
http://jurnaltarbiyah.uinsu.ac.id/index.php/ami.
Handayani, E. R. (2024). IDEOLOGI PANCASILA DAN PEMBENTUKAN KARAKTER KALANGAN GEN Z. Forum Ilmiah, 21(4), 195–204.
Hermawanto, A., & Anggraini, M. (2020). GLOBALISASI, REVOLUSI DIGITAL DAN LOKALITAS : LPPM UPN VY PRESS 2020 (1st ed., Vol. 1). LPPM UPN VY
PRESS.
Maschab, Mashuri. (2013). Politik Pemerintahan Desa di Indonesia. Research Centre of Politics and Government, Department of Politics & Government, FISIPOL
UGM.
Mewana, Nazmi, R., & Azwar. (2022). HARMONISASI ANTAR UMAT BERAGAMA DALAM MEMPERKOKOH PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA. Kajian Teori
Dan Praktik Pendidikan PKN, 09(01), 47–52.
Moho, H., Harefa, A., & Zai, E. P. (2022). PANCASILA SEBAGAI STAAT FUNDAMENTAL NORM DALAM RANGKA PENGEMBANGAN SISTEM HUKUM
NASIONAL. MathEdu (Mathematic Education Journal), 5(3), 194–203. http://journal.ipts.ac.id/index.php/
Pabesak, R. R., Santoso, M. P., Larosa, R., & Bianca, A. I. (2023). PENERAPAN METODE CERAMAH DAN TANYA JAWAB DALAM PROSES PEMBELAJARAN
DARING. Aletheia Christian Educators Journal, 4(1), 1–8. https://doi.org/10.9744/aletheia.4.1.1-8
Suryana, F. I. F., & Dewi, D. A. (2021). Lunturnya Rasa Nasionalisme Pada Anak
Milenial Akibat Arus Modernisasi. EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 3(2), 598–602. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i2.400
Tawaang, F., & Mudjiyanto, B. (2021). MENCEGAH RADIKALISME MELALUI MEDIA SOSIAL. Majalah Ilmiah Semi Populer Komunikasi Massa, 2(2), 131–144.
Waty Harianja, L. (2024). Pengaruh Media Sosial Terhadap Perubahan Sosial Di Masyarakat. Jurnal Insan Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 2(1), 76–81.
https://doi.org/10.59581/jipsoshum-widyakarya.v2i1.2217
Yuniar, R., Rahmah, I., & Kasiasih, I. (2023). FUNGSI KOMUNIKASI PEMIMPIN DALAM PENGUATAN NILAI KEBANGSAAN DI DAERAH PERBATASAN SKOUW PAPUA
INDONESIA. Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Sosial Dan Informasi, 8(4), 707–724. https://doi.org/10.52423/jikuho.v8i4.141
