the PENERAPAN METODE FAILURE MODE EFFECT ANALYSIS (FMEA) UNTUK MENGURANGI REJECT PRODUK REF D-NOSE SAYAP PESAWAT TERBANG A350 Di PT DIRGANTARA INDONESIA (PERSERO)
PENERAPAN METODE FAILURE MODE EFFECT ANALYSIS (FMEA)
DOI:
https://doi.org/10.31848/jetmi.v1i1.4107Kata Kunci:
Failure Mode_Effect_And_Analysis, RejectAbstrak
PT Dirgantara Indonesia (persero ) merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang industri Pesawat Terbang. Reject pada produksi yang terjadi pada perusahaan masih tinggi yaitu sebesar 21,50% dari sebagian total reject tahun 2021-2024, sampai saat ini pengendalian kualitas yang dilakukan oleh perusahaan dinilai belum maksimal dalam mengendalikan jumlah Reject yang dihasilkan, karna jumlah Reject masih tinggi maka dari itu diperlukan pengendalian kualitas yang efektif. Dalam penelitian ini digunakan metode Failure Mode Effect And Analysis untuk mengidentifikasi Reject yang terjadi. FMEA digunakan untuk menentukan dan mengalikan tingkat keparahan (Severity), tingkat kejadian (Occurence),dan tingkat deteksi (Detection), sehingga diperoleh nilai Risk Priority Number paling tinggi yang terjadi di PT Dirgantara Indonesia yaitu pada Reject Ref D-Nose dengan nilai RPN sebesar 126. RPN terbesar harus segera dilakukan tindakan perbaikan. Sehingga Reject ini terjadi disebabkan oleh Human error. Dimana dapat diartikan bahwa mayoritas Reject disebabkan oleh operator.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Versi
- 2025-05-26 (2)
- 2025-05-26 (1)





