ANALISIS PENGENDALIAN RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DENGAN METODE HIRAO DI LABORATORIUM RESEARCH AND DEVELOPMENT PT. ABC BANDUNG
DOI:
https://doi.org/10.31848/ejtl.v8i2.4415Abstract
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam upaya mengurangi risiko kecelakaan kerja, termasuk di laboratorium Research and Development (R&D) PT ABC yang menggunakan berbagai bahan kimia berbahaya, peralatan canggih, dan prosedur kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, serta menganalisis peluang dan langkah pengendalian untuk meningkatkan keselamatan kerja menggunakan metode HIRAO (Hazard Identification, Assessment of Risk and Opportunities) berbasis ISO 45001. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 39 potensi bahaya yang teridentifikasi di berbagai ruang laboratorium, termasuk bahaya fisik, kimia, ergonomi, dan listrik. Penilaian risiko menghasilkan kategori risiko rendah (34,29%), sedang (37,14%), dan tinggi (28,57%). Setelah implementasi pengendalian seperti prosedur tetap (protap), alat pelindung diri (APD), label Hazcom, serta pelatihan, risiko menurun secara signifikan dengan 82,76% risiko berada dalam kategori rendah dan 17,24% kategori sedang. Peluang perbaikan mencakup penggunaan APD, pelabelan alat, serta pelatihan protokol keselamatan yang secara keseluruhan meningkatkan keamanan dan efisiensi kerja di laboratorium. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan sistematis dalam pengelolaan K3 untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan mendukung kelancaran penelitian dan pengembangan.




