ANALISIS PEMANFAATAN LARVA BLACK SOLDIER FLY SEBAGAI AGEN BIOKONVERSI SAMPAH ORGANIK DI DESA SAYATI
DOI:
https://doi.org/10.31848/ejtl.v8i2.4393Abstract
Pengelolaan sampah organik di wilayah perkotaan, termasuk Desa Sayati, Kabupaten Bandung, menghadapi tantangan akibat tingginya volume sampah dan keterbatasan sistem pengangkutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi larva Black Soldier Fly (BSF) dalam mereduksi Sampah Organik di RW 09 Desa Sayati serta mengukur hasil reduksi BSF. Data timbulan sampah diperoleh dari 20 rumah tangga dan 1 pedagang jus selama 7 hari. Penelitian menggunakan pendekatan eksperimen dengan dua jenis pakan: campuran sampah dapur dan sampah buah-buahan. Hasil menunjukkan bahwa pakan campuran sampah dapur menghasilkan reduksi sampah terbaik dengan rata-rata 0,76 kg/hari, WRI 76%, survival rate (SR) 82,25% dan ECD 77,4%. Sebaliknya, pakan buah-buahan menghasilkan reduksi yang lebih rendah, yaitu 0,41 kg/hari, WRI 41%, SR 26% ECD 22,7%. Perbedaan ini dipengaruhi oleh kandungan nutrisi dan kadar air pada pakan. Kesimpulannya, jenis pakan sangat memengaruhi keberhasilan biokonversi sampah menggunakan larva BSF, dengan pakan bergizi seimbang mendukung pertumbuhan optimal larva dan meningkatkan efektivitas pengolahan sampah organik.




