EVALUASI LAJU EROSI TANAH LANDFILL TIDAK AKTIF JELEKONG DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KUALITAS AIR
DOI:
https://doi.org/10.31848/ejtl.v8i1.4220Abstract
Penelitian ini berisi tentang analisis erosi tanah dan implikasinya terhadap kualitas lindi dan air permukaan di TPA Jelekong yang sudah tidak aktif di Kabupaten Bandung. TPA ini telah ditutup 20 tahun yang lalu, oleh karena itu penting untuk mengevaluasi kondisi TPA yang telah ditutup dan pemantauan kualitas airnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Universal Soil Loss Equation (USLE) untuk mengidentifikasi klasifikasi laju erosi tanah, tingkat bahaya erosi dan analisis spasial menggunakan ArcGIS. Kualitas air dianalisis dengan menganalisis kualitas lindi dan air permukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Klasifikasi Erosi TPA Jelekong (KBE) sebesar 460,37 ton/ha/tahun dengan tingkat bahaya erosi dalam kategori Berat. Pemantauan penutupan TPA menunjukkan adanya pengaruh bahaya erosi yang besar terhadap kualitas air di hilir TPA. Kualitas lindi dan air permukaan menunjukkan terdapat beberapa parameter yang melebihi baku mutu seperti COD, kadmium dan merkuri. Penelitian ini merupakan evaluasi terhadap proses penutupan akhir TPA dan pemantauannya. Kurangnya pemantauan lingkungan terhadap TPA yang tidak aktif terutama dalam hal erosi dan tutupan lahan berdampak pada kualitas lingkungan sekitar TPA.




