PENGARUH FAKTOR METEOROLOGI TERHADAP KONSENTRASI PM10 DI KOTA BATAM (STUDI KASUS PEMANTAUAN KUALITAS UDARA DI UNIVERSITAS UNIVERSAL PADA MASA PERIODe PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR)
DOI:
https://doi.org/10.31848/ejtl.v8i1.4209Abstract
Particulate matter dapat diartikan sebagai partikel yang terdiri atas campuran zat padat dan cair seperti debu, serbuk, asap, dan partikel organik yang melayang di udara. Pergerakan PM10 dipengaruhi oleh faktor meteorologi yaitu suhu, kelembaban dan kecepatan angin. Kota Batam menjadi salah satu kota di Indonesia yang mengalami Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada tahun 2021. PSBB menyebabkan adanya pembatasan moda transportasi kendaraan bermotor. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi PM10 yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor di kota Batam pada masa PSBB. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor meteorologi terhadap konsentrasi PM10 yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor selama PSBB. Pengukuran konsentrasi PM10 menggunakan Nano Sampler. Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi PM10 di Kota Batam di Maret 2021 hingga April 2021 berada pada kategori baik. Sesuai dengan baku mutu nilai konsentrasi yang berada pada rentang 0-50 μg/m3 berada pada kategori Baik. Hasil uji regresi linier menujukkan adanya pengaruh secara simultan antarasuhu, kelembaban dan kecepatan angin terhadap PM10.




