OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) (STUDI KASUS: PASAR RAKYAT TIPE A BANGKO, KABUPATEN MERANGIN)

Authors

  • winny laura Universitas Jambi
  • Fitrananda Maulidanti Universitas Jambi
  • Febri Juita Anggraini Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.31848/ejtl.v8i1.3793

Abstract

Pasar Rakyat Tipe A Bangko, di Kelurahan Pematang Kandis, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin, merupakan pusat aktivitas ekonomi utama yang menghasilkan sampah dalam jumlah besar. Namun, pengelolaan sampah di pasar ini belum optimal, ditandai dengan penumpukan sampah tanpa pemilahan, kurangnya fasilitas wadah sampah, dan perilaku membuang sampah sembarangan. Hingga kini, belum ada Standar Operasional Prosedur (SOP) khusus yang diterapkan untuk pengelolaan sampah di pasar ini. Penelitian bertujuan menganalisis timbulan dan komposisi sampah, mengidentifikasi hubungan tingkat pengetahuan pedagang terhadap pengelolaan sampah, serta merancang SOP pengelolaan sampah. Metode penelitian menggunakan SNI 19-3964-1994 untuk pengukuran timbulan dan komposisi sampah. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata timbulan sampah harian mencapai 58,58 kg, didominasi sampah organik (90,97%) dan plastik (9,03%). Tingkat pengetahuan pedagang mayoritas tinggi (86%) namun tidak merata, sehingga mendukung hipotesis alternatif (H1) dan menjadi dasar penyusunan SOP yang efektif. Rancangan SOP difokuskan pada penguatan peran pedagang dan pengelola pasar untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah. SOP mencakup pedoman pemilahan, penyediaan fasilitas memadai, serta pelatihan pedagang. SOP ini diharapkan menjadi acuan UPTD Pasar dalam mengelola sampah secara efisien dan berkelanjutan, meningkatkan kualitas lingkungan pasar, dan mendukung kesejahteraan masyarakat sekitar.

Published

2025-06-30

How to Cite

laura, winny, Fitrananda Maulidanti, & Febri Juita Anggraini. (2025). OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) (STUDI KASUS: PASAR RAKYAT TIPE A BANGKO, KABUPATEN MERANGIN). ENVIROSAN : Jurnal Teknik Lingkungan, 8(1), 22–28. https://doi.org/10.31848/ejtl.v8i1.3793