ANALISIS JUMLAH KANDUNGAN BAKTERI DI UDARA PADA RUANG KERJA INDUSTRI TEKSTIL

Penulis

  • Tri Mulyani Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI)
  • Frial Faisal Zulfiqor UKRI
  • Erika Herliana

Abstrak

ABSTRAK

Bakteri adalah pencemar udara yang kehadirannya dipengaruhi suhu, kelembaban udara, cahaya, dan kepadatan hunian kerja. Disuatu ruangan memiliki sistem ventilasi yang berbeda-beda. Sistem ventilasi terbagi atas sistem alami (jendela) dan buatan (penggunaan AC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah bakteri dalam ruang kerja, yang menggunakan AC dan tanpa AC serta hubungannya dengan parameter fisik (suhu, kelembaban, cahaya) dan kepadatan hunian dalam ruangan. Sehingga didapatkan upaya pencegahan dan rekomendasi penanaganan. Parameter fisik tiap ruang kerja tidak memenuhi baku mutu, pengecualian kepadatan hunian pada ruangan ber AC telah memenuhi baku mutu dan hubungan parameter fisik terhadap jumlah bakteri berbeda antar ruangan akibat pengaruh keadaan ventilasi ruangan kerja. Pengukuran jumlah bakteri menggunakan metode settling plate dengan meletakkan Nutrient Agar padat selama 30 menit. Setelah inkubasi 24 jam, koloni bakteri dihitung dan dilanjutkan dengan pengujian pewarnaan gram. Kandungan jumlah bakteri pada ruangan ber AC sebesar 381,5 CFU/m3, dan pada ruangan non-AC sebesar 2988,5 CFU/m3.

Kata Kunci: jumlah bakteri, ruang kerja, ventilasi

ABSTRACT

Bacteria are air contaminants whose presence is influenced by temperature, humidity, light, and working occupancy density. Each room has a different ventilation system. The ventilation system is divided into natural (windows) and artificial (air- conditioning) systems. This study aims to determine the number of bacteria in the workspace, using air conditioning and without air conditioning and its relationship with physical parameters (temperature, humidity, light) and occupancy density in the room. So that prevention efforts and recommendations for treatment are obtained. The physical parameters of each workspace did not meet the quality standards, the exception being the occupancy density in air-conditioned rooms which met the quality standards and the relationship between physical parameters and the number of bacteria differed between rooms due to the influence of the working room's ventilation conditions. Measurement of the number of bacteria using the settling plate method by placing solid Nutrient Agar for 30 minutes. After 24 hours of incubation, the bacterial colonies were counted and followed by gram staining. The content of the number of bacteria in the air- conditioned room was 381.5 CFU/m3, and in the non-AC room it was 2988.5 CFU/m3.

Keywords: bacteria count, work space, ventilation

Referensi

Iswadi, Samingan, Yulisman, H. 2014. Identifikasi Jenis Bakteri Udara Di Ruangan Bersistem HVAC (Heating Ventilation And Air Conditioning). Prosiding Seminar Nasional Biotik.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 48 Tahun. 2016. Tentang Standar Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Perkantoran

Peraturan Menteri Kesehatan RI. 2011. Tentang Standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perkantoraan (Nomor 1077).

Peraturan Pemerintah RI. 2021. Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (Nomor 22).

Prihatnanti, R. 2016. Kualitas udara dalam ruang. Majalah rumahku No. 118 Halaman : 48-49. https://www.uc.ac.id/library/kualitas-udara- dalam- ruang/. (diakses 07 Januari 2023)

Simanjuntak A.G. 2007. Pencemaran Udara. Pusat Teknologi Limbah Radioaktif.

Sudrajad, A. 2005. Pencemaran Udara, Suatu Pendahuluan. Majalah Inovasi Vol.5 Halaman : 52-56.

Sukar, Tugaswati, A.T., Anwar, A., Haryono. 2003. Risiko Kesehatan Sistem Pernafasan Akibat Pemanfaatan Bahan Bakar Briket Batubara. Jurnal Ekologi Kesehatan Vol.2 No.3 Halaman : 263-271.

Swandi, F. 2021. Analisis Kandungan Jumlah Bakteri Di Udara Dalam Ruang Kerja Institusi Pendidikan X Di Kota Padang Skripsi. Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Teknik - Universitas Andalas

Diterbitkan

2023-12-31

Cara Mengutip

ANALISIS JUMLAH KANDUNGAN BAKTERI DI UDARA PADA RUANG KERJA INDUSTRI TEKSTIL. (2023). ENVIROSAN : Jurnal Teknik Lingkungan, 6(2), 40-45. https://e-journal.ukri.ac.id/envirosan/article/view/3765

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama