ANALISIS PENGARUH VOLUME KENDARAAN TERHADAP EMISI KARBON MONOKSIDA DENGAN METODE TRAFFIC COUNTING PADA PERLINTASAN KERETA API JALAN BONDOWOSO KABUPATEN JEMBER
DOI:
https://doi.org/10.31848/ejtl.v9i1.4716Abstract
Peningkatan volume kendaraan bermotor di kawasan perkotaan menyebabkan terjadinya kemacetan lalu lintas yang berdampak pada peningkatan emisi gas buang, khususnya karbon monoksida (CO). Salah satu titik yang berpotensi menimbulkan kemacetan adalah perlintasan kereta api sebidang akibat penutupan palang pintu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besaran emisi karbon monoksida (CO) serta hubungan antara volume kendaraan dengan emisi CO di perlintasan kereta api Jalan Bondowoso, Kabupaten Jember. Metode yang digunakan adalah traffic counting untuk memperoleh data jumlah kendaraan, dilanjutkan dengan perhitungan emisi menggunakan faktor emisi berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 12 Tahun 2010. Analisis hubungan dilakukan menggunakan regresi linier sederhana dan uji ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emisi CO tertinggi terjadi pada hari Jumat sebesar 864.656,5 gram/jam. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,8368 menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara jumlah kendaraan dan emisi CO. Kendaraan mobil memberikan kontribusi emisi terbesar sebesar 57%, diikuti sepeda motor 31% dan truk 12%. Hasil uji ANOVA menunjukkan nilai signifikansi 0,00389 (<0,05), sehingga jumlah kendaraan berpengaruh signifikan terhadap emisi CO.




