PENGARUH KOMBINASI LIMBAH ORGANIK INDUSTRI TAHU DAN AIR CUCIAN BERAS DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PUPUK ORGANIK CAIR

Authors

  • Putri Anisah Utami Universitas Banten Jaya
  • Tauny Akbari Universitas Banten Jaya

DOI:

https://doi.org/10.31848/ejtl.v9i1.4519

Abstract

Industri tahu merupakan industri yang menghasilkan limbah organik, jika tidak ditangani dengan tepat akan menyebabkan pencemaran lingkungan. Salah satu cara penanganan limbah industri tahu adalah dengan memanfaatkan limbah cair sebagai pupuk organik cair. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh kombinasi bahan baku terhadap parameter kimia POC serta membandingkan POC dengan standar kualitas pupuk berdasarkan PerMentan No. 261 Tahun 2019. Metode eksperimen dengan 2 perlakuan POC P0 (1200 ml limbah cair tahu dan 2800 ml air) dan POC P1 (1200 ml limbah cair tahu, 2400 ml air cucian beras dan 2800 ml air). Pengujian data menggunakan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian diperoleh bahwa kombinasi penambahan air cucian beras antara POC P0 dan POC P1 berpengaruh secara signifikan terhadap parameter C-Organik, N-Total, Fosfor dan Kalium serta terjadi peningkatan nilai pada parameter C-Organik dan Fosfor dan penurunan nilai pada parameter N-Total dan Kalium. Akan tetapi,  penambahan kombinasi air cucian beras ini tidak berpengaruh secara signifikan terhadap parameter pH. Hasil POC P0 pada parameter C-Organik 0,01%, N-Total 0,2%, Fosfor 0,0013%, Kalium 0,01185% dan POC P1 parameter C-Organik 0,06%, N-Total 0,185%, Fosfor 0,0139%, Kalium 0,01085%. Hasil uji parameter kimia POC P0 maupun POC P1 masih belum memenuhi standar baku mutu yang telah ditetapkan oleh PerMentan No. 261 Tahun 2019.

Published

2026-06-30

How to Cite

Utami, P. A., & Akbari, T. (2026). PENGARUH KOMBINASI LIMBAH ORGANIK INDUSTRI TAHU DAN AIR CUCIAN BERAS DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PUPUK ORGANIK CAIR. ENVIROSAN : Jurnal Teknik Lingkungan, 9(1), 1–5. https://doi.org/10.31848/ejtl.v9i1.4519