PERAN WAYFINDING DALAM ARSITEKTUR: ANTARA FUNGSI DAN ESTETIKA
DOI:
https://doi.org/10.31848/cfpvd510Abstrak
Wayfinding merupakan konsep penting dalam arsitektur yang berkaitan dengan kemampuan individu untuk menemukan arah dan tujuan di lingkungan fisik, baik yang familiar maupun asing. Konsep ini tidak hanya menekankan aspek fungsional sebagai alat navigasi, tetapi juga mengandung dimensi estetika yang memperkaya pengalaman pengguna terhadap ruang yang dilalui. Seiring berkembangnya desain arsitektur dan meningkatnya kompleksitas ruang publik modern, peran wayfinding menjadi semakin krusial untuk memastikan kenyamanan, keamanan dan efisiensi mobilitas pengguna di berbagai jenis bangunan, seperti stasiun, bandara, museum, rumah sakit, pusat perbelanjaan dan fasilitas publik lainnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan studi kasus untuk mengkaji secara mendalam integrasi fungsi navigasi dan nilai estetika dalam sistem wayfinding arsitektur. Data dikumpulkan dari berbagai sumber pustaka serta pengamatan terhadap bangunan yang menerapkan wayfinding, baik yang menonjolkan aspek fungsional maupun estetika. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem wayfinding yang efektif tidak hanya memberikan informasi arah secara jelas dan intuitif melalui signage, jalur sirkulasi, warna dan landmark, tetapi juga mampu memperkuat identitas visual bangunan melalui desain elemen yang estetis dan harmonis dengan arsitektur. Studi kasus pada Museum Guggenheim di New York dan Stasiun U District di Washington memperlihatkan penerapan wayfinding yang berhasil menggabungkan fungsi navigasi dengan nilai estetika, baik melalui desain ruang yang komunikatif maupun penggunaan signage yang strategis dan visual menarik. Dengan demikian, integrasi fungsi dan estetika dalam wayfinding menjadi tantangan sekaligus peluang bagi arsitek dan desainer untuk menciptakan lingkungan binaan yang tidak hanya fungsional, tetapi juga estetis dan nyaman digunakan oleh seluruh pengguna.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Arsitektur ARCADE

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










