PENERAPAN ELEMEN KONSEP PLACEMAKING PADA RUANG PUBLIK TAMAN BUDAYA RADEN SALEH
DOI:
https://doi.org/10.31848/p8r98h75Abstrak
Ruang publik, merupakan salah satu elemen perkotaan yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas hidup bagi Masyarakat. Namun, tidak semua ruang publik dirancang dengan memperhatikan kenyamanan bagi penggunanya. Salah sataunya adalah Taman Budaya Raden Saleh yang sering dimanfaatkan masyarakat. Peningkatan kualitas pada ruang publik sendiri dapat dilakukan dengan cara mempererat hubungan yang ada antara ruang publik itu sendiri dengan Masyarakat. Dalam hal ini sebuah ruang publik dirancang dengan memperhatikan elemen yang dapat meningkatkan kenyamanan. Dengan pendekatan Placemaking, ruang public dapat dirancang dengan penekanan terhadap keempat elemen yang ada didalamnya. Beberapa penelitian terdahulu menunjukkan bahwa dengan menerapkan konsep Placemaking dapat meningkatkan kenyamanan bagi pengguna. Penelitian ini membahas evaluasi dari elemen placemaking yang terdapat pada objek. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif analisis deskriptif terhadap elemen yang ada pada konsep sebagai studi banding dalam mengidentifikasi objek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui elemen placemaking apa saja yang terdapat pada objek Penelitian yaitu Taman Budaya Raden Saleh. Ruang publik menjadi pilihan penelitian karena banyak terdapat aktivitas masyarakat pada tempat tersebut. Hasil yang didapat dalam penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang erat antara komponen pada objek penelitian dengan pengguna, elemen-elemen ini nantinya sangat penting untuk membuat ruang public yang nyaman kedepannya bagi masyarakat.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Arsitektur ARCADE

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










