PREFERENSI PENGHUNI PERUMAHAN PERMANEN DENGAN PENDEKATAN HIPPOCRATES GALENUS (Studi Kasus: Perumahan Relokasi Simonet Baru, Pekalongan)
DOI:
https://doi.org/10.31848/7541mr52Abstrak
Bencana banjir rob yang semakin sering terjadi di wilayah pesisir Indonesia menuntut strategi relokasi hunian yang tidak hanya aman secara fisik tetapi juga memperhatikan aspek psikologis penghuninya. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara tipe kepribadian berdasarkan pendekatan Hippocrates–Galenus (sanguinis, kholeris, melankolis, dan plegmatis) dengan preferensi penghuni terhadap hunian permanen pascabencana di Dukuh Simonet, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan. Metode yang digunakan adalah mixed methods dengan dominasi kualitatif melalui observasi lapangan, kuesioner kepada 35 responden, wawancara mendalam dengan 8 partisipan, serta studi literatur dan data instansi terkait. Analisis dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif model Miles dan Huberman, serta menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan faktor dominan yang memengaruhi preferensi hunian. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas masyarakat berkarakter phlegmatis (60%), adaptif, tenang, dan ramah, dengan kecenderungan memodifikasi rumah sesuai kebutuhan fungsional. Faktor utama yang memengaruhi preferensi adalah kualitas sarana prasarana (air bersih, sanitasi, dan drainase), diikuti aspek kenyamanan dan sosial. Kesimpulannya, keberhasilan relokasi tidak hanya ditentukan oleh kondisi fisik bangunan, tetapi juga oleh faktor psikologis, sosial, dan keberlanjutan ekonomi warga sebagai bagian dari desain yang berpusat pada manusia.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Arsitektur ARCADE

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










