IMPLEMENTATION OF HEALING ENVIRONMENT: PENERAPAN PRINSIP ARSITEKTUR RAMAH LINGKUNGAN PADA SUARGALOKA CAMARI SHELTER PEKANBARU

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.31848/arcade.v9i4.4366

Abstrak

Shelter hewan berperan penting sebagai ruang penyelamatan dan pemulihan bagi hewan terlantar. Namun, sebagian besar shelter di Indonesia masih berorientasi pada fungsi dasar tanpa mempertimbangkan kualitas lingkungan yang mendukung kesejahteraan hewan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan prinsip arsitektur ramah lingkungan sebagai bagian dari integrasi healing environment pada Suargaloka Camari Shelter Pekanbaru. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui studi literatur, observasi lapangan, serta analisis elemen arsitektur yang terkait dengan pencahayaan alami, ventilasi, vegetasi, material, dan tata ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa shelter telah menerapkan beberapa elemen healing environment, terutama pencahayaan alami, ventilasi silang, dan ruang terbuka hijau. Namun, aspek akustik, material berkelanjutan, dan lanskap interaktif masih perlu ditingkatkan. Kesimpulannya, penerapan prinsip arsitektur ramah lingkungan berpotensi menurunkan stres hewan, meningkatkan kesehatan, dan mempercepat proses adopsi. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan desain shelter hewan yang lebih berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan hewan di Indonesia.

Diterbitkan

2025-12-30

Cara Mengutip

IMPLEMENTATION OF HEALING ENVIRONMENT: PENERAPAN PRINSIP ARSITEKTUR RAMAH LINGKUNGAN PADA SUARGALOKA CAMARI SHELTER PEKANBARU. (2025). Jurnal Arsitektur ARCADE, 9(4), 556-562. https://doi.org/10.31848/arcade.v9i4.4366