ENHANCING TOURISM ACCESSIBILITY IN BATAM CITY THROUGH SMART SUSPENDED MONORAIL ROUTE MODELLING

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.31848/arcade.v9i4.4349

Abstrak

Transportasi berfungsi sebagai penopang aktivitas manusia dan merupakan faktor utama bagi perekonomian serta pengembangan pariwisata. Kota Batam, yang secara strategis berdekatan dengan Singapura dan Malaysia, dihadapkan pada masalah serius dalam mobilitas perkotaan setelah mengalami peningkatan pesat populasi dan arus masuk wisatawan internasional. Rendahnya kapasitas Trans Batam dan stagnasi pembangunan infrastruktur telah membatasi akses pariwisata, sehingga membutuhkan solusi baru dan berkelanjutan yang mendesak untuk transportasi. Dalam penelitian ini, rute monorel gantung terintegrasi dalam kerangka Kota Cerdas akan dirancang untuk meningkatkan konektivitas pariwisata dan mobilitas perkotaan berkelanjutan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif, meliputi wawancara dengan para pemangku kepentingan, observasi lapangan, dan survei terhadap 400 wisatawan, baik domestik maupun internasional. Analisis tematik berdasarkan pemetaan spasial SIG digunakan untuk menganalisis kesenjangan aksesibilitas dan mengembangkan rute strategis. Hasil penelitian menunjukkan adanya dukungan kuat dari publik dan lembaga untuk memperkenalkan sistem monorel berbasis teknologi yang akan menghubungkan Nongsa-Batam Center-Harbour Bay sebagai simpul pariwisata utama. Potensi integrasinya dengan Sistem Transportasi Cerdas (ITS) dan konsep Pariwisata Cerdas semakin menekankan pentingnya dalam meningkatkan efisiensi, kesetaraan, dan pengalaman pengunjung. Makalah ini memberikan kontribusi konseptual dengan menghubungkan metode spasial-kualitatif dan desain transportasi cerdas dalam konteks kota-kota menengah di Asia Tenggara, dan menawarkan implikasi kebijakan praktis bagi inovasi mobilitas berkelanjutan berbasis pariwisata di Batam.

Diterbitkan

2025-12-30

Cara Mengutip

ENHANCING TOURISM ACCESSIBILITY IN BATAM CITY THROUGH SMART SUSPENDED MONORAIL ROUTE MODELLING. (2025). Jurnal Arsitektur ARCADE, 9(4), 539-548. https://doi.org/10.31848/arcade.v9i4.4349