Transformasi Pasar Sekanak di Palembang : Kajian Sense of Place dalam Konteks Modernisasi Kawasan Riparian
DOI:
https://doi.org/10.31848/arcade.v9i4.4343Abstrak
Transformasi Pasar Sekanak di Palembang mencerminkan pergeseran orientasi masyarakat dari aktivitas air ke darat akibat modernisasi kawasan riparian. Perubahan ini tidak hanya berdampak pada bentuk fisik pasar, tetapi juga pada makna, identitas, dan keterikatan ruang masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan kerangka sense of place untuk memahami hubungan antara ruang, pengalaman, dan budaya lokal. Analisis dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi visual berdasarkan tiga dimensi utama: place identity, place attachment, dan place of community. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modernisasi pasar mengubah orientasi terhadap sungai dan pola interaksi sosial, namun nilai-nilai budaya riparian tetap hidup dalam memori kolektif dan aktivitas ekonomi. Integrasi prinsip sense of place menjadi penting dalam revitalisasi pasar tradisional agar kontinuitas identitas lokal tetap terjaga.
