TINGKAT WALKABILITY PADA KORIDOR JALAN DANAU TAMBLINGAN, KELURAHAN SANUR, KOTA DENPASAR
DOI:
https://doi.org/10.31848/arcade.v9i4.4338Abstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat walkability jalur pejalan kaki (trotoar) berdasarkan Global Walkability Index (GWI) dan menganalisis kesenjangan (gap) antara persepsi dan harapan pengguna di koridor Jalan Danau Tamblingan. Objek penelitian adalah jalur pejalan kaki Jalan Danau Tamblingan, dengan subjek penelitian adalah penggunanya. Metode yang digunakan mencakup analisis tingkat walkability GWI melalui observasi lapangan dan analisis gap persepsi menggunakan kuesioner berskala Likert. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik non-probability sampling jenis accidental sampling dengan total 99 responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat walkability Jalan Danau Tamblingan tergolong rendah hingga sedang. Meskipun trotoar tersedia, skor rendah GWI disebabkan oleh kegagalan total dalam aksesibilitas disabilitas (menjadi kelemahan paling kritis), serta konflik tinggi dengan kendaraan dan hambatan fisik yang inkonsisten di sepanjang koridor. Peningkatan signifikan walkability (mencapai skor GWI tinggi) memerlukan intervensi serius pada perbaikan infrastruktur dan penerapan desain universal. Analisis gap persepsi dan harapan juga dapat memberikan panduan untuk memprioritaskan intervensi yang paling dibutuhkan pengguna.
Kata Kunci: Walkability, Harapan, Persepsi.
