A KAJIAN PRINSIP DESAIN ECO-CULTURE PADA BANGUNAN EDUCATIONAL CRAFTS CENTER DI KOTA SOLO

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.31848/arcade.v9i3.4268

Abstrak

Pendekatan Eco-culture merupakan pendekatan yang mempertimbangkan keadaan alam dan budaya setempat sehingga menjadi perpaduan antara pendekatan ekologi dan budaya. Dalam penerapannya, pendekatan Eco-culture memiliki 5 prinsip utama yang menjadi dasar perancangan dan pengembangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengeksplorasi bagaimana penerapan 5 prinsip utama tersebut pada bangunan Educational Crafts Center. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 5 prinsip utama dari pendekatan Eco-culture yaitu Image of Space (menerapkan bentuk massa bangunan hasil representasi dari bentuk atap rumah joglo); Source of Environmental Knowledge (menerapkan pengalaman sensorik melalui elemen cahaya dan penghawaan); Building Image (menggunakan unsur batik solo dalam desain bangunan); Technologies (representasi dan modifikasi struktur konstruksi rumah joglo dan penggunaan material lokal); serta Idealized Concept of Place (menerapkan konsep penataan rumah joglo pada penataan ruang bangunan berawal dari Pendopo sebagai Lobby, Dalem sebagai ruang pameran, Senthong Kiwa sebagai kantor pengelola, Senthong Tengah sebagai retail pengrajin, Shentong Tengen sebagai studio edukasi dan perpustakaan, Gandhok sebagai Food Court).

Diterbitkan

2025-09-07

Cara Mengutip

A KAJIAN PRINSIP DESAIN ECO-CULTURE PADA BANGUNAN EDUCATIONAL CRAFTS CENTER DI KOTA SOLO. (2025). Jurnal Arsitektur ARCADE, 9(3), 340-349. https://doi.org/10.31848/arcade.v9i3.4268