Kaitan Aspek Non-Fisik Terhadap Pola Hunian di Desa Bali Aga : Desa Sukawana, Kabupaten Bangli
DOI:
https://doi.org/10.31848/arcade.v9i3.4232Abstrak
Desa Sukawana merupakan salah satu Desa Bali aga yang berada di daerah dataran tinggi di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. Desa ini memiliki keunikan yang membedakannya dengan desa lain yang ada di Bali. Keunikannya dapat dilihat dari aspek non fisik yang mencakup aspek ekonomi, aspek sosial dan budaya yang berlandaskan konsepsi Ulu-Upad, Tri Hita Karana, dan Kiwa-Tengen. Nilai-nilai dari aspek non fisik tersebut didasari oleh sistem kepercayaan yang telah diwarisi oleh para leluhur masyarakat desa setempat yang hingga kini masih dijalankan. Kondisi aspek non-fisik tersebut yang tentunya mempengaruhi pola hunian atau pekarangan di Desa Adat Sukawana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan dari aspek non-fisik yang meliputi aspek ekonomi, sosial dan budaya terhadap pola hunian di Desa Sukawana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data primer melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi serta data sekunder dengan studi literatur. Hasil studi menunjukan bahwa adanya keterkaitan antara aspek ekonomi dan sosial budaya terhadap pola hunian masyarakat dengan adanya penerapan konsepsi Ulu-Apad, Hulu-Teben, Kiwa-Tengen serta Tri Hita Karana yang diimplementasikan terhadap pola hunian dan pekarangan masyarakat Desa Sukawana.
Kata Kunci: Aspek Non-Fisik, Pola Hunian, Konsepsi, Desa Sukawana
