KAJIAN PENDEKATAN MULTISENSORI PADA DESAIN JAWA TIMUR PARK 1

Penulis

  • Jihan Santya Maulida Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur image/svg+xml
  • Syaifuddin Zuhri

DOI:

https://doi.org/10.31848/arcade.v9i2.4110

Abstrak

Pariwisata edukatif kini semakin menjadi sorotan karena mampu menghadirkan proses pembelajaran di luar sekolah melalui rekreasi yang bersifat edukatif. Pengunjung diajak bermain sambil belajar, seperti yang ditawarkan Jawa Timur Park 1 Batu, Malang. Tempat ini menggabungkan taman bermain dengan wahana edukasi budaya dan sains secara interaktif. Namun, pariwisata edukatif menghadapi tantangan dalam memberikan pengalaman belajar yang menyeluruh dan efektif. Pendekatan multisensori dinilai mampu mengatasi tantangan tersebut dengan mengintegrasikan elemen visual, auditif, kinestetik, dan sensorik lainnya. Pendekatan ini merangsang seluruh panca indra, sehingga meningkatkan pemahaman, keterlibatan, dan daya tarik pengalaman belajar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan analisis deskriptif dengan menguraikan prinsip-prinsip pendekatan multisensori menurut teori Peter Zumthor. Tujuannya adalah memberikan landasan ilmiah tentang bagaimana pariwisata edukatif dapat dikatakan responsif dan menciptakan pengalaman wisata yang berkesan. Studi kasus dilakukan pada Jawa Timur Park 1. Hasil analisis menunjukkan bahwa bangunan tersebut telah memenuhi beberapa parameter multisensori, seperti body of architecture, material compatibility, lighting, visual, auditory, dan haptic experience. Meskipun tidak semua aspek diterapkan secara menyeluruh, penerapan pendekatan ini memberikan kontribusi terhadap kualitas pengalaman pengunjung.

Kata Kunci: Jawa Timur Park 1, Wisata Edukasi, Pendekatan Multisensori.

Diterbitkan

2025-06-09

Cara Mengutip

KAJIAN PENDEKATAN MULTISENSORI PADA DESAIN JAWA TIMUR PARK 1. (2025). Jurnal Arsitektur ARCADE, 9(2), 170-175. https://doi.org/10.31848/arcade.v9i2.4110