KAJIAN KOMPARATIF KONFIGURASI RUANG Studi Kasus : Museum Nasional Indonesia, Museum MACAN, ART1:New Museum
Studi Kasus: Museum Nasional Indonesia, Museum MACAN, ART1:New Museum
DOI:
https://doi.org/10.31848/arcade.v9i2.4055Abstrak
Museum sebagai institusi publik memiliki peran penting dalam pendidikan dan rekreasi, namun pemahaman dan daya tariknya terhadap pengunjung, khususnya dari berbagai kalangan usia, masih belum merata. Fungsi utama museum tetap konsisten, namun perkembangan dalam penyajian koleksi, pengaturan ruang, dan fasilitas yang mendukung pengalaman pengunjung sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan, perbandingan, dan perbedaan desain arsitektural dan organisasi ruang pada museum dengan tipologi koleksi yang beragam. Fokus utama penelitian adalah untuk mengevaluasi standar perencanaan tata ruang museum melalui studi bentuk, organisasi ruang, dan interaksi ruang dengan koleksi yang dipamerkan. Studi ini menggunakan metode komparasi dengan pendekatan analitis terhadap tiga museum yang ada di Jakarta, yakni Museum Nasional Indonesia, Museum MACAN, dan ART1: New Museum. Analisis dilakukan secara deskriptif terhadap pola tata ruang, hubungan antar ruang, dan karakteristik koleksi. Data diperoleh melalui studi literatur dan survey lapangan. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan pemahaman yang mendalam tentang perbedaan dan kesamaan dalam perencanaan ruang museum, serta memberikan rekomendasi desain arsitektural yang dapat meningkatkan kualitas pengalaman pengunjung dan fungsionalitas ruang dalam museum.
