PERBANDINGAN PENGARUH DESAIN RECTILINEAR DAN CURVILINEAR PADA INTERIOR TERHADAP PENGURANGAN STRES PENGGUNA

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.31848/arcade.v9i4.4051

Abstrak

Desain interior terus berkembang dengan memperhatikan aspek psikologis pengguna ruang, salah satunya adalah dengan berupaya mengurangi tingkat stres melalui pendekatan estetika dan bentuk geometris elemen ruang. Kontribusi ruang terhadap kesejahteraan pengguna dapat diberikan melalui media pengalaman estetika manusia terhadap interior ruang yang digunakan dan elemen yang berperan penting dalam interior adalah geometri elemen ruang itu sendiri. Geometri atau bidang terdiri dari kumpulan garis; baik itu garis jenis rectilinear, maupun curvilinear. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pedoman desain yang sesuai untuk merangsang emosi positif sehingga terjadi penurunan tingkat stres pengguna. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis data primer yang didapatkan melalui hasil kuisioner responden yang merasakan ruang dengan Augmented Reality (AR) dan data sekunder yang didapatkan melalui studi literatur. Melalui data yang didapatkan, penelitian ini akan berfokus kepada perbandingan pengaruh antara jenis garis curvilinear dengan rectilinear terhadap tingkatan stres. Hasil yang didapatkan membuktikan bahwa interior dengan desain curvilinear dapat menurunkan tingkat stres dan menjadi elemen desain yang ideal untuk mendukung produktivitas.

Kata Kunci: curvilinear, rectilinear, emosi positif

Diterbitkan

2025-12-30

Cara Mengutip

PERBANDINGAN PENGARUH DESAIN RECTILINEAR DAN CURVILINEAR PADA INTERIOR TERHADAP PENGURANGAN STRES PENGGUNA. (2025). Jurnal Arsitektur ARCADE, 9(4), 534-538. https://doi.org/10.31848/arcade.v9i4.4051