PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DALAM UPAYA PERLINDUNGAN KAWASAN SUCI

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.31848/arcade.v9i1.4035

Abstrak

Abstrak: Pura Besakih merupakan pura terbesar bagi umat Hindu yang berada di Provinsi Bali. Permasalahan
yang sering terjadi adalah pada saat pujawali masyarakat umat hindu melaksakanan persembahyangan dari
kabupaten/kota di Bali, maupun luar Bali. Ribuan umat Hindu yang datang setiap harinya, untuk melaksanakan
persembahyangan ke Pura Besakih dengan menggunakan transportasi darat seperti, kendaraan bermotor
roda dua, kendaraan roda empat, bus, truck dan lain sebagainya, mengakibatkan kepadatan lalu lintas yang
luar biasa di Kawasan Pura Besakih.
Fasilitas parkir yang kurang memadai dan tidak mencukupi untuk parkir kendaraan bermotor, sehingga banyak
bermunculan parkir-parkir baru yang tidak terkelola dengan baik sehingga menambah kesembrautan yang
terjadi di Kawasan Pura Besakih, terutama pada areal Margi Agung. Berdasarkan hal tersebut, pada tahun
2022 salah satu program prioritas Provinsi Bali yaitu dilaksanakan Pembangunan Infrastrktur Pelindungan
Kawasan Suci Besakih.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur dalam
upaya perlindungan Kawasan Suci Besakih. Metode Penelitian dilakukan dengan kualitatif, dengan
mengeksplorasi secara deskriptif data yang diperoleh baik melalui observasi lapangan secara langsung serta
melalui data literatur yang berkaitan dengan Kawasan Suci Besakih. Hasil dari penelitian berupa persepsi
masyarakat yang nantinya akan bermanfaat sebagai bahan pertimbangan Pemerintah Provinsi Bali dalam
melaksanakan program/kegiatan sejenis di pura lainnya yang menjadi Kewenangan Pemerintah Provinsi Bali.
Kata kunci: Persepsi, Infrastruktur, Margi Agung Besakih

Diterbitkan

2025-04-28

Cara Mengutip

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DALAM UPAYA PERLINDUNGAN KAWASAN SUCI . (2025). Jurnal Arsitektur ARCADE, 9(1), 1-7. https://doi.org/10.31848/arcade.v9i1.4035