PENDEKATAN EKOLITERASI DAN ARSITEKTUR HIJAU DALAM MENCIPTAKAN EDUKASI BERKELANJUTAN DI SDN 3 BATURITI, BALI

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.31848/arcade.v9i4.4022

Abstrak

Sekolah merupakan lembaga pendidikan formal yang secara sistematis melaksanakan program pembelajaran dalam rangka mengembangkan potensi peserta didik. Namun konsep sekolah yang saat ini cenderung kaku dan konvensional, memerlukan pendekatan strategis seperti pendekatan ekoliterasi yang bertujuan untuk membangun kesadaran ekologis dan pemahaman tentang isu lingkungan. Perilaku hijau tersebut dapat dibentuk melalui elaborasi aspek pendidikan, teknologi, dan kolaborasi, sehingga nantinya lebih responsif dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Mempertimbangkan kondisi geografis SDN 3 Baturiti yang mendukung konsep bangunan ramah lingkungan, optimalisasi pendekatan ekoliterasi dilakukan melalui perancangan ulang sekolah menggunakan konsep arsitektur hijau. Implementasi mengacu pada rating tools greenship dan parameter dari berbagai kajian literatur, seperti penggunaan material ramah lingkungan dan daur ulang; kenyamanan thermal dan visual; efisiensi sumber daya dan energi; penambahan dan perluasan beberapa ruang; penataan ulang interior; serta penggunaan warna dan tekstur yang memberi stimulan. Penelitian menggunakan metode glass box dan black box design yang fokus pada integrasi lingkungan; efisiensi energi; fungsionalitas; dan estetika. Hasil dari penelitian adalah perancangan ulang SDN 3 Baturiti dengan konsep arsitektur hijau guna mendukung pembelajaran dengan pendekatan ekoliterasi, sebab pendidikan lingkungan berperan penting dalam mewujudkan masyarakat yang berwawasan lingkungan kedepannya.

Diterbitkan

2025-12-30

Cara Mengutip

PENDEKATAN EKOLITERASI DAN ARSITEKTUR HIJAU DALAM MENCIPTAKAN EDUKASI BERKELANJUTAN DI SDN 3 BATURITI, BALI. (2025). Jurnal Arsitektur ARCADE, 9(4), 642-649. https://doi.org/10.31848/arcade.v9i4.4022