ALTERNATIF GEDUNG PELATARAN PARKIR UNTUK MENGURANGI KEMACETAN LALU LINTAS PADA JALAN AHMAD YANI DI MEDAN

Authors

DOI:

https://doi.org/10.31848/arcade.v2i3.43

Abstract

Abstract: congestion on the office and trade areas especially on Jalan Ahmad Yani is not very good. Average velocity of traffic in the morning or afternoon is only about 2 km / h, indicating the level of service on the road in the worst condition. Before getting the solution of the problem, it needs to be identified and planning things that have the potential to avoid such congestion. This study describes the existing conditions, descriptions and analysis of survey data carried out until later will be planned Building Parking Places to overcome this. The building is intended as an effort that serves the users of vehicles in a region section of Medan. It is expected that this Parking Building Building with the surrounding building can support each other. In general, this development plan only serves a particular vehicle, as a chain of facilities provided from vehicle manufacturers. The purpose of the public service is parked as much as possible, this Parking Service Building does not restrict the service only to the area where it is located, the service and placement for parking can come from outside the area in question, that is with related activities around it.

Keywords: Parking Field, Vehicle Circulation, Congestion

 

Abstrak: Kemacetan lalu lintas pada kawasan perkantoran dan perdagangan terutama di Jalan Ahmad Yani sudah sangat tidak baik. Rata-rata kecepatan arus kenderaan pada pagi atau siang hari hanya sekitar 2 km/jam, menunjukan tingkat pelayanan di jalan tersebut pada kondisi terburuk. Sebelum mendapatkan solusi dari masalah tersebut, perlu diidentifikasi dan perencanaan hal yang berpotensi untuk menghindari kemacetatan tersebut. Penelitian ini menggambarkan kondisi yang ada, deskripsi dan analisa data survei yang dilakukan sampai nantinya akan direncanakan Gedung Pelataran Parkir untuk mengatasi hal tersebut. Gedung dimaksudkan sebagai usaha yang melayani pemakai kendaraan dalam suatu wilayah dibagian kota Medan. Diharapkan Gedung Pelataran Parkir ini dengan yang  gedung sekitarnya dapat saling menunjang. Pada umumnya rencana pembangunan ini hanya melayani kendaraan tertentu, sebagai mata rantai dari fasilitas yang diberikan dari produsen kendaraan. Tujuan pelayanan masyarakat yang berparkir semaksimal, Gedung Pelataran Parkir ini tidak membatasi pelayanan hanya pada wilayah dimana ia berada, pelayanan dan penempatan untuk parkir dapat datang dari luar wilayah yang dimaksud, yaitu dengan aktivitas-aktivitas yang berhubungan disekitarnya.

Kata Kunci: Pelataran Parkir, Sirkulasi Kenderaan, Kemacetan

Author Biography

Husni Thamrin, Institut Teknologi Medan (ITM)

#Departement of Architecture (S.1 Graduate ITM-Medan-Indonesia) #Town Planning (S.2 Magister USM-Penang-Malaysia)

References

Alladin, Khairani, (1993), Pengangkutan Darat. Kuala Lumpur : Dewan Bahasa Dan Pustaka.

Anthony, Robert N. et al, (1984), Sistem Pengendalian Manajemen. Jakarta : Erlangga.

Car Parking Report, (1986), IBRD Urban Trans port Project : P.T. Indah Karya – P.T. Yo dya Karya dan Rennie GmbH.

Catanese, Anthony J. dan C. Snyder James, (1986), Pengantar Perencanaan Kota. Jakar ta : Erlangga.

Central Area Action Plan, (1989), DBRD Urban Transport Project : P.T. Indah Karya dan Rennie GmbH.

De Chiara, Joseph and E. Koppelman, Lee, (1989), Standar Perencanaan Tapak, Jakarta : Erlangga.

Etzioni, Amitai, (1975), A Comparative Analysis Of Complex Organizations – On Power, Involvement And Their Correlates. London : Collier Macmillan Publishers.

Halpin, Lawrence, (1963), Cities. New York : Rein hold-Book Corporation.

Kursus Singkat, (1992), Transportasi Perkotaan. Bandung : Kerjasama Jurusan Teknik Sipil ITB – Proyek HEDS/JICA.

Mc.Shane W.R., Roess R.P., (1990), Traffic Engineering, Prentice Hall, Englewood Cliffs : New Jersey.

Parking Code For New Development, (1989), IBRD Urban Transport Project : P.T. Indah Karya dan Rennie GmbH.

Peraturan Perencanaan Geometrik Jalan Raya, standard specificatioan for geometric design of rural highways, No. 13/1970/PU.

Poerbosapoetro, Hartono, (1989), Tekno Ekonomi Bangunan Bertingkat Banyak : Djambatan, Jakarta.

Prentice, P. I., (1953), Urban Traffic Forum, The Magazine Of Building : Architectural Forum.

Rahmad, HJ. Riza Atiq Abdullah O.K., (1994), Model Pengangkutan Bandar : Pendekatan Secara Teori dan Amali, Dewan Bahasa dan Pustaka, Kuala Lumpur.

Rahmad, HJ. Riza Atiq Abdullah O.K., (1994), Model Pengangkutan Bandar - Pendekatan Secara Teori dan Amali. Kuala Lumpur : Dewan Bahasa Dan Pustaka.

Redaksi Sinar Grafika, (1993), Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan 1992. Jakarta : Sinar Grafika.

Redstone, Louis G., FAIA, (1976), The New Downtowns : Rebuilding Business Districts. United States of America : McGraw-Hill Inc.

Robert Palandeng, Hernowo Wibowo, dan Bien Pasaribu, (1993), Undang-Undang Lalu Linas Dan Angkutan Jalan – Aneka Pandangan dan Opini. Jakarta : Pustaka Sinar Harapan.

Salim, H.A. Abbas, (1993), Manajemen Transportasi. Jakarta : Raja Grafindo Persada.

Spreiregen, Paul D., (1959), Urban Design : The Archi-tecture of Towns & Cities, London : The Architectural Press.

Thamrin, Husni, (1989), Gedung Pelataran Parkir, (Tidak diterbitkan). Medan : Institut Teknologi Medan.

Tumewu, Willy, (1990), Seminar Transportasi, Medan : Institut Teknologi Medan.

Usman Adji, Sutiono; Prakoso Djoko, dan Pramono, Hari, (1991), Hukum Pengangkutan Di Indonesia. Jakarta : Rineka Cipta.

Wahab, Ibrahim, (1985), Perancangan Lalulintas. Pulau Pinang : Universiti Sains Malaysia.

______, (1988), Pengangkutan dan Struktur Bandar. Pulau Pinang : Universiti Sains Malaysia.

______, (1991), Pengangkutan Bandar Di Malaysia. Kuala Lumpur : Dewan Bahasa Dan Pustaka.

______, (1991), Teknik Sistem Lalu Lintas Dan Pengangkutan. Kuala Lumpur : Dewan Bahasa Dan Pustaka.

Warpani, Suwarjoko, (1985), Rekayasa Lalu Lintas : Jakarta : Bhratara Karya Aksara.

Widodo, A. Slamet, (1982), Gedung Parkir Glodok gunakan split-level, Konstruksi, Nomor 6, , Jakarta : PT. Tren Pembangunan.

Downloads

Published

2018-11-30

How to Cite

Thamrin, H. (2018). ALTERNATIF GEDUNG PELATARAN PARKIR UNTUK MENGURANGI KEMACETAN LALU LINTAS PADA JALAN AHMAD YANI DI MEDAN. Jurnal Arsitektur ARCADE, 2(3), 108–114. https://doi.org/10.31848/arcade.v2i3.43